Kalau baru pertama kali akan menjalani terapi oksigen hiperbarik (HBOT), wajar bila merasa penasaran sekaligus sedikit gugup. Kabar baiknya, sesinya dirancang untuk berjalan tenang: Anda berbaring atau duduk, bernapas seperti biasa, dan tim memantau dari luar. Berikut gambaran urutannya, apa yang perlu disiapkan, dan hal yang sebaiknya dibicarakan dengan dokter sebelum mulai.
Sebelum datang: evaluasi dengan dokter
HBOT medis dilakukan atas resep dan pengawasan dokter. Sebelum sesi pertama, dokter biasanya menanyakan riwayat kesehatan dan obat yang sedang dikonsumsi. Beberapa kondisi perlu dibahas secara khusus karena berkaitan dengan perubahan tekanan. Menurut tinjauan StatPearls, satu-satunya kontraindikasi absolut yang disebut adalah pneumotoraks yang belum tertangani. Ada juga kontraindikasi relatif, misalnya gangguan saluran telinga (tuba Eustachius), penyakit paru tertentu seperti PPOK dan asma, infeksi saluran napas atas yang sedang aktif, demam tinggi yang tidak terkontrol, dan claustrophobia, tergantung tingkat keparahannya. Sebutkan juga obat yang Anda pakai, sebab beberapa obat tertentu berinteraksi dengan oksigen bertekanan.
Persiapan: pakaian dan barang
Banyak fasilitas menyediakan pakaian berbahan katun murni untuk dipakai selama sesi. Alasan utamanya keselamatan, karena oksigen konsentrasi tinggi meningkatkan risiko kebakaran di dalam chamber. Menurut panduan Tufts Medicine, barang yang tidak boleh dibawa masuk antara lain perangkat elektronik, buku, makanan, perhiasan, losion, deodoran, produk rambut, dan makeup. Aturan tiap fasilitas bisa sedikit berbeda, jadi tanyakan daftar resminya sebelum hari sesi.
Selama sesi: tiga fase
- Tekanan naik. Setelah pintu ditutup, tekanan dinaikkan bertahap. Anda akan merasakan telinga penuh atau berdengung, mirip saat pesawat lepas landas. Cara meredakannya sederhana: menelan, menguap, atau teknik penyeimbangan yang diajarkan tim. Tufts Medicine menyebut sensasi ini biasanya reda dalam sekitar 10 sampai 15 menit.
- Tekanan bertahan. Inilah bagian terpanjang. Anda cukup bernapas normal sambil beristirahat, dan pada banyak fasilitas pasien boleh tidur, menonton, atau mendengarkan musik. Sesi HBOT medis umumnya berlangsung sekitar 90 sampai 120 menit di luar waktu naik dan turun.
- Tekanan turun. Di akhir sesi tekanan diturunkan perlahan. Telinga bisa terasa berubah lagi, tetapi biasanya cepat hilang.
Sepanjang sesi, operator atau teknisi memantau kondisi Anda dan bisa berkomunikasi dengan Anda. Bila ada keluhan, sampaikan langsung.
Efek samping yang perlu diketahui
Yang paling sering dilaporkan adalah barotrauma telinga, yaitu cedera akibat sulitnya menyeimbangkan tekanan; karena itu jangan memaksa dan beri tahu tim bila telinga terasa nyeri. Rasa tidak nyaman di ruang tertutup juga bisa muncul pada sebagian orang. Toksisitas oksigen, yang dapat memicu kejang atau masalah paru, jauh lebih jarang dan dipantau lewat pengaturan tekanan dan durasi. Efek samping lain sangat bergantung pada kondisi masing-masing, sehingga pembahasan dengan dokter tetap paling penting.
Sesi klinis dan sesi wellness tidak sama
Gambaran di atas mengacu pada HBOT medis. Menurut Undersea and Hyperbaric Medical Society (UHMS), terapi klinis memakai tekanan minimal 2,0 ATA dengan oksigen medis lebih dari 99%. Chamber wellness bertekanan lebih rendah menawarkan pengalaman yang berbeda dan tidak menggantikan terapi klinis. Perbedaan lengkapnya ada di artikel Medical Grade vs Wellness Grade.
Lima pertanyaan untuk klinik sebelum sesi pertama
- Apakah ada dokter yang mengevaluasi dan mengawasi terapi ini?
- Chamber apa yang dipakai, dan berapa tekanan kerjanya?
- Apakah ada izin edar alat kesehatan yang bisa dilihat?
- Apa saja aturan pakaian dan barang yang boleh dibawa?
- Bagaimana prosedur bila saya merasa tidak nyaman di tengah sesi?
Sumber: Tufts Medicine, Know Before You Go: What to Expect during Hyperbaric Oxygen Therapy; StatPearls, Hyperbaric Oxygen Therapy Contraindications; UHMS Hyperbaric Medicine Indications Manual edisi ke-15 (2023).



