Media edukasi hyperbaric IndonesiaDikelola oleh Redaksi Hyperbaric Indonesia · Disclosure
HBOTNEWS
Bisnis Klinik · Analisis

Hyperbaric Chamber Produksi Dalam Negeri: Peluang Pengadaan untuk RS dan Klinik

Dorongan pemerintah pada alat kesehatan buatan lokal membuka peluang bagi klinik dan rumah sakit memilih hyperbaric chamber produksi dalam negeri, asalkan komponen dan sertifikasinya diperiksa dengan teliti.

Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi. Foto: Mike / Wikimedia Commons, CC BY 2.0

Industri alat kesehatan di Indonesia sedang bergerak cepat. Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa produksi alat kesehatan dalam negeri naik sekitar 29 kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir. Jumlah izin edar alat kesehatan dalam negeri meningkat dari 635 pada 2014 menjadi 19.449 pada pertengahan 2026. Bagi pengelola klinik dan rumah sakit, angka ini bukan sekadar statistik. Ini menandakan bahwa pilihan produk lokal kini semakin luas, dan keputusan pengadaan perlu ditimbang dengan lebih cermat.

Dorongan Pemerintah dan Arah Pasar Alat Kesehatan Lokal

Dalam pameran dan business matching penggunaan alat kesehatan dalam negeri di Surabaya pada 29 hingga 30 September 2026, pejabat Kementerian Kesehatan menilai kebutuhan rumah sakit akan alat lokal sebagai peluang sekaligus tanggung jawab industri. Pesan itu sejalan dengan data pasar. Media Indonesia melaporkan bahwa kapasitas produksi alat kesehatan lokal disebut lebih dari satu juta unit per tahun, dengan sasaran pasar yang mencakup rumah tangga, fasilitas kesehatan, apotek, sektor swasta, hingga institusi pemerintah.

Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi. Foto: NOAA Fisheries/Raymond Boland / Wikimedia Commons, Public domain

Kementerian Kesehatan juga mencatat industri alat kesehatan tumbuh sekitar 12 persen pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini membuat kebutuhan proses manufaktur yang memenuhi standar kualitas dan keselamatan ikut naik. Bagi calon pembeli, pertanyaan yang muncul bukan lagi apakah produk lokal tersedia, melainkan seberapa siap produsen memenuhi standar tersebut.

Peluang Pengadaan Hyperbaric Chamber Produksi Lokal

Salah satu sinyal penting datang dari daftar prioritas produk dalam negeri pemerintah. Pemberitaan detik Finance menyebut bahwa daftar tersebut memasukkan hyperbaric chamber, sehingga instansi pengadaan diarahkan membeli produk dalam negeri untuk kategori alat kesehatan ini. Catatan pada sumber tersebut tidak mencantumkan tahun pasti, jadi pengelola klinik perlu memastikan regulasi terbaru sebelum menyusun dokumen tender atau pengadaan.

Momentum lain datang dari Hospital Expo XXXVIII 2026 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, pada 7 hingga 10 Oktober 2026. Kontan menempatkan pameran ini sebagai momentum penguatan produksi alat kesehatan di dalam negeri. Pameran semacam ini memberi kesempatan bagi manajemen rumah sakit dan klinik untuk membandingkan spesifikasi, membaca dokumen perizinan, dan berdiskusi langsung dengan produsen.

Dari sisi produsen, ada contoh yang menarik untuk dipelajari. Kontan memberitakan produk alat kesehatan yang diproduksi di Indonesia dengan mengacu pada standar merek global, dan proses produksinya melibatkan tenaga kerja lokal dari operator hingga manajemen. Pola seperti ini menunjukkan bahwa produksi lokal dapat berjalan dengan standar yang terukur, selama pengawasan mutunya berjalan konsisten.

Apa yang Perlu Dicek pada Komponen

Produk lokal tidak otomatis lengkap secara komponen. Pelajaran dapat diambil dari pemberitaan Kompas pada 2018 tentang RS Siloam Labuan Bajo. Rumah sakit tersebut memasang hyperbaric chamber yang disebut sebagai produk Indonesia, dan jenis tabungnya saat itu sudah digunakan di 20 rumah sakit. Namun, alat pengontrol kadar oksigen masih didatangkan dari luar negeri. Artinya, komponen lokal belum menyeluruh.

Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi. Foto: NOAA Fisheries / Wikimedia Commons, Public domain

Karena itu, pengelola klinik perlu memetakan komponen satu per satu. Beberapa hal yang layak ditanyakan kepada produsen antara lain:

  • Tabung dan struktur utama, termasuk tekanan kerja dan tekanan uji yang dinyatakan dalam ATA, serta dokumen pengujiannya.
  • Sistem pengontrol oksigen dan tekanan, termasuk asal komponen, ketersediaan suku cadang, dan prosedur kalibrasi.
  • Sistem keselamatan, seperti katup, alarm, dan prosedur penanganan darurat.
  • Dokumen mutu, misalnya catatan quality control sebelum pengiriman dan riwayat perbaikan.

Untuk memahami arti angka tekanan, pembaca dapat merujuk ke penjelasan di artikel Arti ATA pada Hyperbaric Chamber. Pemahaman ini penting agar spesifikasi yang tertulis di brosur dapat dibandingkan secara adil antarprodusen.

Izin Edar dan Kategori Penggunaan

Sertifikasi dan izin edar adalah bagian yang tidak boleh dilewati. Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa chamber yang dipakai untuk terapi oksigen hiperbarik dengan oksigen murni termasuk alat kesehatan yang wajib didaftarkan. Karena itu, klinik perlu membedakan dengan jelas antara layanan medis dan layanan kebugaran atau wellness, lalu memastikan izin edar sesuai dengan kategori penggunaan di fasilitasnya.

Perbedaan ini juga memengaruhi proses pengadaan. Rumah sakit yang membutuhkan chamber untuk layanan medis perlu meminta dokumen izin edar yang sesuai, bukan sekadar sertifikat umum dari produsen. Pembaca yang ingin memahami perbedaannya dapat membaca Checklist: 7 Hal yang Harus Dicek Sebelum Membeli Hyperbaric Chamber untuk Klinik.

Pertimbangan Bisnis: Jenis Chamber dan Kebutuhan Layanan

Dalam perencanaan pengadaan, kebutuhan setiap fasilitas berbeda. Jenis chamber yang tepat bergantung pada jenis layanan, indikasi yang dilayani, jumlah pasien, dan alur kerja tim. Tidak ada satu jenis yang cocok untuk semua kondisi. Di banyak klinik, chamber monoplace dipakai karena privasi pasien terjaga dan jadwal sesi lebih mudah diatur. Untuk layanan medis di rumah sakit, produk seperti chamber monoplace medis dapat dipelajari spesifikasinya sebagai bahan pembanding.

Dari sisi finansial, pengelola juga perlu menghitung kapan investasi kembali. Perhitungan yang realistis membantu manajemen menilai kelayakan layanan sebelum membeli. Panduan cara menghitung balik modal dapat dibaca di Cara Menghitung Balik Modal (ROI) Hyperbaric Chamber untuk Klinik.

Langkah Praktis Sebelum Memutuskan Pengadaan

  1. Tentukan terlebih dahulu kategori layanan: medis atau wellness, serta indikasi yang akan dilayani.
  2. Minta dokumen izin edar dan pastikan sesuai dengan kategori penggunaan.
  3. Periksa daftar komponen, termasuk asal sistem pengontrol oksigen dan suku cadangnya.
  4. Tanyakan prosedur quality control dan dukungan purna jual, termasuk kalibrasi dan pelatihan operator.
  5. Libatkan dokter dan tim keselamatan sebelum keputusan final, karena penggunaan medis tetap memerlukan evaluasi medis.

Perkembangan produksi alat kesehatan lokal memberi ruang yang lebih lebar bagi klinik dan rumah sakit untuk memilih. Peluang ini paling bermanfaat bila disertai pemeriksaan yang disiplin atas komponen, sertifikasi, dan kesesuaian layanan. Dengan pendekatan tersebut, pengadaan dapat mendukung layanan yang aman dan berkelanjutan.

Bagi klinik yang juga menjaga kesehatan muskuloskeletal pasiennya, layanan pendukung seperti perawatan tulang belakang dan postur dapat menjadi pelengkap yang bermanfaat. Informasi tentang layanan tersebut tersedia di Chirobone.

Sumber

Konsultasi

Jadwalkan kunjungan pabrik dan demo produk

Lihat langsung kualitas produksi dan cara kerja hyperbaric chamber Habeote sebelum memutuskan.