Brosur klinik hyperbaric oxygen therapy (HBOT) sering memuat banyak hal sekaligus: daftar kondisi, angka tekanan, paket kebugaran, hingga klaim manfaat. Membacanya dengan teliti membantu pengelola klinik dan calon pasien memisahkan layanan yang memiliki dasar indikasi dari layanan yang lebih bersifat wellness. Panduan ini mengajak pembaca mencocokkan brosur dengan sumber resmi dan menyusun pertanyaan yang tepat sebelum memutuskan.
Apa saja indikasi resmi HBOT menurut UHMS?
Indikasi resmi HBOT adalah kondisi yang dicantumkan dalam daftar Undersea and Hyperbaric Medical Society (UHMS). Daftar versi 2020 memuat entri bernomor, antara lain emboli udara atau gas, keracunan karbon monoksida, gas gangren, luka bakar termal akut, dan gangguan pendengaran sensorineural mendadak.

Halaman kesadaran UHMS juga menyebut ulkus kaki diabetik (Wagner 3 ke atas), kerusakan jaringan akibat radiasi, keracunan karbon monoksida, dan infeksi jaringan lunak nekrotikans sebagai indikasi yang diakui, dengan tautan ke daftar lengkap. Brosur yang mencantumkan kondisi di luar daftar ini perlu dibaca lebih hati-hati dan ditanyakan dasarnya.
Bagaimana cara mencocokkan daftar indikasi di brosur?
Pencocokan paling aman dilakukan dengan urutan yang jelas agar tidak ada kondisi yang terlewat. Langkah berikut dapat dipakai pengelola klinik maupun calon pasien.
- Catat semua kondisi yang tertulis di brosur, termasuk yang disebut sebagai manfaat umum.
- Cocokkan tiap kondisi dengan daftar UHMS versi terbaru, bukan versi lama atau kutipan media.
- Tandai kondisi yang tidak ada dalam daftar sebagai klaim yang perlu dijelaskan lebih lanjut oleh fasilitas.
- Tanyakan kepada dokter apakah kondisi Anda termasuk indikasi yang relevan.
Jumlah indikasi bisa berbeda antarsumber. Sebuah studi registri di ClinicalTrials.gov menyebut UHMS telah mengidentifikasi 15 kondisi yang dapat dipertimbangkan untuk HBO2, sementara ulasan PubMed Central menyebut 14 indikasi yang disetujui. Ulasan itu sendiri mencatat bahwa angka tersebut berbeda dengan daftar UHMS yang lebih baru, sehingga versi terbaru daftar UHMS perlu dijadikan rujukan utama.
Mengapa angka tekanan dan kadar oksigen perlu dicek?
Tekanan dan kadar oksigen adalah dua angka yang membantu menilai apakah sesi sesuai dengan dasar rujukannya. ATA (atmosphere absolute) adalah satuan tekanan atmosfer absolut yang dipakai pada chamber hiperbarik. Ulasan PubMed Central menyatakan bahwa indikasi resmi UHMS mensyaratkan pernapasan oksigen mendekati 100 persen di dalam chamber bertekanan minimal 2 ATA.

Artikel PubMed Central tentang kekurangan unit HBOT di Mesir mengutip UHMS bahwa tekanan minimal sekitar 1,4 ATA diperlukan untuk efek klinis. Karena kedua rujukan memakai angka berbeda, angka tekanan pada brosur perlu dicocokkan dengan rujukan yang dipakai klinik. Pengelola sebaiknya mampu menjelaskan alasan pemilihan tekanan untuk setiap layanan.
Bagaimana memisahkan layanan medis dari paket wellness?
Layanan medis HBOT berpijak pada indikasi yang diakui dan evaluasi dokter, sedangkan paket wellness umumnya tidak ditujukan untuk kondisi medis tertentu. Brosur yang menyatukan keduanya dalam satu daftar manfaat membuat pembaca sulit membedakan dasar masing-masing layanan. Pemisahan yang jelas juga membantu fasilitas menjelaskan layanan mana yang sesuai dengan kebutuhan pasien.
Sebagai gambaran, produk di katalog HBOTNews memiliki jenis chamber dan rentang tekanan yang berbeda. Tabel berikut merangkum data yang tercatat.
| Produk | Jenis chamber | Tekanan | Data tercatat |
|---|---|---|---|
| OTO-101 | Monoplace medical grade | Kerja 2,4 ATA, uji 2,7 ATA | Izin edar Kemenkes AKD 20403620255 |
| OTO-201 2 Seats | Lounge dua kursi | 1,5 ATA | Kapasitas dua kursi |
| Whale Cabin | Single-person | 1,1 sampai 1,9 ATA, dapat diatur | Tekanan dapat disesuaikan |
Nomor izin edar dalam tabel hanya tercatat untuk OTO-101. Untuk unit lain, calon pengguna perlu menanyakannya langsung kepada penyedia. Perbedaan angka tekanan di tabel juga menunjukkan mengapa brosur perlu dibaca per unit dan dibandingkan dengan rujukan yang telah dibahas di atas.
Kebutuhan chamber berbeda-beda tergantung jenis layanan dan indikasi, sehingga tidak ada satu jenis atau ukuran yang otomatis paling sesuai. Chamber monoplace banyak dipakai klinik karena privasi dan fleksibilitas penjadwalan pasien. Pilihan akhir tetap bergantung pada rencana layanan dan penilaian tim medis.
Apa yang perlu ditanyakan tentang izin edar dan pengawasan sesi?
Calon pasien sebaiknya menanyakan nomor izin edar chamber dan siapa yang mengawasi sesi sebelum mendaftar. Pengawasan menentukan seberapa aman pengalaman pasien selama berada di dalam chamber. Daftar pertanyaan berikut dapat dibawa ke fasilitas.
- Siapa tenaga yang mengawasi sesi, dan bagaimana kompetensinya dibuktikan?
- Apakah ada skrining kesehatan dan persetujuan tindakan (informed consent) sebelum sesi pertama?
- Bagaimana prosedur darurat dan komunikasi selama sesi berlangsung?
- Jenis chamber apa yang digunakan, berapa tekanan kerjanya, dan apa nomor izin edarnya?
Jawaban yang jelas atas pertanyaan-pertanyaan ini lebih bernilai daripada janji hasil dalam brosur. Bagi penggunaan medis, evaluasi dokter tetap harus dilakukan sebelum sesi dimulai.
Bagaimana membaca indikasi baru yang masih diteliti?
Indikasi baru (emerging) adalah kondisi yang dasar datanya masih terbatas, sehingga belum setara dengan indikasi dalam daftar resmi. Studi registri di ClinicalTrials.gov menyebut indikasi semacam ini dikumpulkan datanya melalui registri multisenter. Artinya, bukti untuk kondisi tersebut masih berkembang.
Brosur yang memakai kata-kata pasti untuk kondisi di luar daftar resmi perlu dibaca dengan hati-hati. Pembaca dapat menanyakan apakah klaim tersebut didukung penelitian yang dapat ditelusuri, dan membahasnya bersama dokter.
Apa arti Permenkes 6/2026 bagi rumah sakit dan klinik?
Permenkes Nomor 6 Tahun 2026 tentang Rumah Sakit mewajibkan setiap rumah sakit memberikan informasi yang benar tentang pelayanannya kepada masyarakat dan memberikan pelayanan kesehatan yang aman. Aturan ini ditetapkan pada 4 Juni 2026 dan diundangkan pada 12 Juni 2026, menurut JDIH Kementerian Kesehatan.
Kementerian Kesehatan mulai menyosialisasikannya pada 25 Juni 2026 dengan masa transisi dua tahun, di mana izin operasional yang berlaku tetap diakui. Ketentuan khusus mengenai HBOT dalam peraturan ini belum dapat diverifikasi dari bahan yang tersedia, sehingga pengelola layanan sebaiknya merujuk langsung ke naskah resminya.
Memisahkan layanan bone setting dari HBOT di Chirobone
Bagi pembaca yang mencari layanan untuk keluhan otot dan sendi, Chirobone di Bintaro dan Gading Serpong menyediakan bone setting, akupuntur, dan sport massage. Layanan tersebut bukan HBOT, bukan terapi sel punca, dan bukan fisioterapi, sehingga perlu dipahami sebagai layanan yang berbeda dari terapi oksigen hiperbarik.
Cabang Bintaro buka pukul 08.00 sampai 17.00 setiap hari. Cabang Gading Serpong buka pukul 08.00 sampai 20.00 dan tutup pada hari Selasa dan Rabu. Pembaca yang membutuhkan HBOT tetap perlu rujukan dan evaluasi dokter yang sesuai.
Kesimpulan: baca brosur dengan daftar pertanyaan
Brosur klinik HBOT yang baik menyebut indikasi yang dapat ditelusuri, angka tekanan beserta rujukannya, jenis chamber dengan izin edarnya, dan cara pengawasan sesi. Dengan mencocokkan brosur terhadap daftar UHMS terbaru dan mengajukan pertanyaan yang tepat, pengelola klinik dan calon pasien dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi. Keputusan medis tetap perlu dibahas bersama dokter.
Untuk keluhan otot, sendi, atau postur, salah satu pilihan perawatan konservatif adalah bone setting di klinik bone setting di Bintaro dan Gading Serpong. Keluhan berat tetap perlu dievaluasi dokter. Informasi cabang tersedia di situs resmi Chirobone.
Untuk keluhan otot, sendi, atau postur, salah satu pilihan perawatan konservatif adalah bone setting. Chirobone, klinik bone setting di Bintaro dan Gading Serpong, juga menyediakan akupuntur dan sport massage. Bone setting bukan terapi sel punca maupun HBOT, dan keluhan berat tetap perlu dievaluasi dokter. Informasi cabang ada di situs resmi Chirobone.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa saja indikasi resmi HBOT menurut UHMS?
Daftar indikasi UHMS versi 2020 memuat antara lain emboli udara atau gas, keracunan karbon monoksida, gas gangren, luka bakar termal akut, dan gangguan pendengaran sensorineural mendadak. Daftar ini bisa diperbarui, sehingga klinik dan calon pasien perlu merujuk versi terbaru.
Berapa tekanan minimal chamber HBOT?
Ulasan di PubMed Central menyebut indikasi resmi UHMS mensyaratkan oksigen mendekati 100 persen di dalam chamber bertekanan minimal 2 ATA. Artikel PubMed Central lain mengutip UHMS bahwa sekitar 1,4 ATA diperlukan untuk efek klinis, sehingga angka pada brosur perlu dicocokkan dengan rujukan yang dipakai.
Apa beda layanan HBOT medis dan paket wellness?
Layanan medis mengacu pada indikasi yang diakui dan evaluasi dokter, sedangkan paket wellness tidak otomatis termasuk indikasi tersebut. Brosur sebaiknya dibaca per layanan, bukan disatukan.
Apakah sesi HBOT perlu rekomendasi dokter?
Ya, penggunaan HBOT untuk tujuan medis perlu evaluasi dokter sebelum sesi dimulai. Calon pasien dapat menanyakan kepada fasilitas apakah ada skrining kesehatan sebelum masuk chamber.
Sumber
- Undersea and Hyperbaric Medical Society (UHMS), daftar indikasi HBO versi 2020
- Undersea and Hyperbaric Medical Society (UHMS), Hyperbaric Medicine Awareness Month
- Ulasan HBOT, PubMed Central (PMC8465921)
- Artikel PubMed Central tentang kekurangan unit HBOT, PMC11281754
- ClinicalTrials.gov, studi registri Dartmouth College (NCT07240649)
- JDIH Kementerian Kesehatan RI, Permenkes Nomor 6 Tahun 2026, 12 Juni 2026
- Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes, sosialisasi Permenkes Nomor 6 Tahun 2026, 25 Juni 2026

Foto: Mark Anderson / Wikimedia Commons, CC BY-SA 2.0
Foto: SFU - Communications & Marketing / Flickr, CC BY 2.0
Foto: Alexander Grebenkov / Wikimedia Commons, CC BY 3.0